Bikin iri, 8 Negara Ini Sudah Bebas Masker, Israel Pertama Kali, Indonesia Kapan?

  • Bagikan
Bikin iri, 8 Negara Ini Sudah Bebas Masker, Israel Pertama Kali, Indonesia Kapan?
People visit the Great Wall during the labour day holiday in Beijing on May 1, 2021. (Photo by Noel Celis / AFP) Foto: AFP/NOEL CELIS

Setahun lebih kita berteman dengan Covid-19. Pasti banyak banget kan perubahannya?. Mulai dari menggunakan masker kemana-kemana hingga terpaksa bekerja di rumah hingga lagi banyak yang di PHK dari tempat kerja

Namun, telah banyak negara yang akan meninggalkan kebiasan itu. Alias kembali kehidupan normal, yakni kemana-kemana tanpa masker. Hmm bukan new normal lagi seperti negara kita yang kebijakannya serba nanggung.

Sementara delapan negara ini sudah berhasil mengatur laju Covid-19. Bikin iri deh. Sudah tak pakai masker dan sudah vaksinasi 50 persen warganya. Berikut negara-negara yang bikin iri itu:

  1. Israel

Terlepas dari huru-haranya, Israel jadi negara yang pertama kali di dunia mencabut kewajiban memakai masker pada bulan April. Sejak 24 April, Israel mengklaim tak ada kasus baru lagi dan otomatis mendeklarasikan bebas dari virus SARS-CoV-2.

“Akhirnya, saya bisa bernapas lega”, ujar Eli Bliach, 35, seorang pengusaha, saat berjalan tanpa masker di pusat kota Yerusalem pada Minggu pagi, dilansir dari New York Times.

Israel telah diketahui telah memvaksinasi lebih dari setengah populasinya, dilansir dari Our World in Data pada Selasa (25/05), sekitar 56,6 persen atau 5,12 juta orang. Bahkan Israel dikatakan sudah mendekati target herd immunity.

Btw, Israel menggunakan vaksin yang sama dengan AS, yakni vaksin Pfizer/BioNTech. Tapi masih melakukan sejumlah pembatasan demi mencegah varian baru virus SARS-CoV-2.

Bahkan Kementrian Kesehatan Israel, senin lalu mengatakan dapat segera mencabut syarat wajib memakai masker didalam ruangan jika dalam dua pekan kedepan trafik penularan Corona.

Namun, pejabat kesehatan masih melakukan pembatasan pada sejumlah pelancong yang berkunjung, dan berencana memperketat pembatasan demi mencegah munculnya varian baru Corona yang kemungkinan bakal kebal vaksin Covid-19.

  1. Amerika Serikat

Kalau mengacu jumlah kasus, AS memang menduduki peringkat pertama, tapi negeri Abang Sam telah membolehkan rakyatnya berinteraksi tanpa masker. Kebijakan itu sendiri berasal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, dengan syarat telah menerima vaksinasi Covid-19 secara penuh alias dua kali.

Baca Juga:  Lakukan Aktivitas Berikut Selama PPKM, Daripada Melihat Ketidakjelasan Pemerintah

“Sebuah langkah mendekati kehidupan normal di Amerika”, tutur Biden.

AS menargetkan kondisi normal dan bebas Covid-19 dapat tercapai di 4 Juli mendatang.

Tentu tidak heran, dilansir dari Our World in Data, tercatat sudah memvaksinasi hampir setengah dari populasinya,yaitu sebesar 40,2 persen. Selasa (25/05), sebanyak 132 juta orang telah divaksinasi secara penuh.

  1. Bhutan

Negara ini didapuk PBB sebagai negara paling respon terhadap Covid-19. Pasalnya, hanya butuh waktu dua minggu untuk memvaksinasi 90 persen populasinya.

Memang komitmen pemerintah dalam menangani Covid-19 sangatlah apik. Buktinya, meski Bhutan berbatasan dengan dua negara yang pernah mengalami lonjakan parah, yaitu Cina dan India, pemerintah Bhutan tetap memberlakukan kebijakan bebas masker

Hingga kini, Bhutan hanya memiliki 1.300-an positif Covid-19 dengan satu total kematian. Kerennya, setiap terdapat lonjakan kasus dalam sebuah area, pemerintah langsung menerapkan lockdown di wilayah tersebut.

  1. Selandia Baru

Tak beda dengan Bhutan, Selandia baru dianggap sebagai negara paling tanggap menagani Covid-19 berkat ketangkasan dan ketegasan Perdana Menteri, Jacinda Ardem. Negara ini tercatat hanya menangani 2.658 kasus positif dan 26 kematian.

Sejak April lalu, Selandia Baru menjadi negara yang sudah bebas masker. Tepatnya saat menggelar konser terbesar pertama kali di dunia semenjak pandemi pada Sabtu (24/4/2021) di stadion Eden Park dengan dihadiri 50.000 lebih warganya.

Menghadiri konser tak perlu pakai masker dan tanpa peraturan jaga jarak. Penonton hanya dicek dengan alat masuk dan panitia konser menyediakan hand sanitizer di sebagian tempat stadion.

  1. Cina

Di negara ini lah tetek bengek perihal Covid-19 dimulai. Cina menjadi negara pertama yang terdampak ekonominya akibat pembatasan sosial. Tapi Cina juga menjadi negara yang pertama kali bangkit dari pandemi.

Baca Juga:  Gara-gara Covid-19, Haruskah Nikah Online?

Kini negara ini telah mencabut kewajiban memakai masker. Warga sudah bebas berkumpul tanpa menggunankan masker bahkan pada 1 mei lalu, sekitar 11 ribu warga Cina bisa merayakan May Day degan menikmati festival musik di Wuhan Strawberry Music Festival.

Pemerintah Cina memperkirakan akan memvaksinasi 40 persen populasinya pada Juni nanti.

  1. Australia

Negeri Kanguru ini juga merupakan salah satu negara yang tanggap menangani Covid-19. Saat kasus semakin melonjak, pemerintah langsung menerapkan lockdown untuk memperketat pengendalian.

Hal ini didukung oleh warganya yang taat mengikuti protokol kesehatan tidak seperti warga Indonesia, sehingga cepat tertangggulangi. Oleh karena itu, Australia membolehkan turis berkunjung ke negaranya, tapi hanya bagi negara yang sudah bebas Covid-19 seperti Selandia Baru, eh negara kita malah memperbolehkan turis manapun, lebih keren toh?

Sebab pemerintah dan rakyatnya dapat bekerjasama, kini warganya tidak diwajibkan memakai masker kecuali saat berada di transportasi umum dan rumah sakit.

  1. Korea Selatan

Negeri K-POP menjadi negara terbaru yang mengumumkan masker tidak perlu dipakai lagi di luar ruangan pada bulan Juli, bagi mereka yang sudah divaksin, setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Menurut Reuters, Langkah tersebut dilakukan upaya mempermudah penduduk yang lebih tua menerima vaksinasi. Pasalnya, Korsel berencana memvaksinasi 70 persen dari 52 juta dari populasinya pada bulan September.

Perdana Menteri Korsel, Kim Boo-kyum mengatakan semua tindakan karantina akan diakomodir pada bulan Oktober setelah 70 persen populasinya menerima dosis pertama. FYI, mulai bulan Juni orang yang sudah melakukan vaksinasi setidaknya satu dosis akan diizinkan berkumpul dalam jumlah besar. Wiih, bakal segera ada konser K-POP nih.

  1. Hungaria

Viktor Orban, Perdana Menteri Hungaria menyatakan negaranya telah berhasil mengendalikan pandemi Covid-19. Wiiih bikin iri deh.

Baca Juga:  279 Juta Data Penduduk Indonesia Bocor dan Diperjualbelikan

Jum’at (21/5/2021), dalam sebuah jumpa pers, Orban menyampaikan Hungaria telah memvaksinasi hampir 5 juta warga.

“Selamat tinggal, masker”, katanya.

Ia menambahkan bahwa saat ini Hungaria telah berhasil mengalahkan pandemi gelombang ketiga, jadi waktunya say good bye masker. Ingat Cuma bagi warga Hungaria lho.

Orban juga menambahkan akan mencabut sebagian pembatasan sosial Covid-19 seperti jam malam. Bahkan warga diizinkan mengadakan pertemuan publik hingga 500 orang. Tidak seperti di negeri Garuda yang tiba-tiba ada melakukan beginian, tapi sih cuma orang atas yang bisa.

Tapi syaratnya kata Orban, harus dilakukan di ruang terbuka. Sedangkan di ruang tertutup hanya berlaku untuk warga yang punya kartu vaksinasi.

Duh, Indonesia kapan ya?

Kasus di negeri kita masih tinggi banget, sampai bulan Mei 2021 rata-rata kasus positif masih terbilang tinggi, yaitu 11,9 persen. Duh, gak mungkin banget kayak delapan negara di atas. So, Indonesiaku sangat bergantung pada vaksinasi.

Ngomong soal vaksinasi nih, di Indonesia masih muncul masalah lagi. Kata Dicky Burhan dari Griffith University masih banyak golongan muda yang ragu divaksin. Akhirnya, keraguan ini bikin jalan menuju Herd Immunity sulit dicapai.

Owh iya, teruntuk pembaca hati-hati ya kalau ada yang mendengar kejanggalan soal vaksin seperti katanya didalamnya mengandung magnet yang kemudian dipraktikan dengan menempel logam pada bagian lengan yang disuntik vaksin.

Nah, jika dari kalian mengetahui hal itu entah pas di warkop lagi nongki bahkan lagi BAB, tolong jangan sebarin dulu. Sebaiknya kita cari informasi dulu dari banyak sumber yang memang pembicanya kredibel. Yuk lebih bijak menanggapi informasi.

Hmm, kangen konser desak-desakan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan