Daftar Negara Anti dan Pro dengan Cryptocurrency

  • Bagikan
daftar negara anti dan pro dengan cryptocurrency
Sumber: Wikipedia

Negara Anti dan Pro dengan Cryptocurrency – Uang di jaman industri 4.0 tidak hanya berbentuk kertas. ada juga berbentuk digital salah satunya Crypto. Tapi tidak semua negara mendukung, ada juga yang menolak.

Daftar Negara Anti dan Pro dengan Crypto

Sumber: idxchannel.com

Cryptocurrency atau mata uang virtual sedang ramai diperbincangkan. Banyak yang mendukung, banyak juga yang menolak.

Mereka yang optimis dengan Cryptocurrency beralasan bahwa ini sangat menguntungkan di masa yang akan datang. Mereka juga percaya cepat atau lambat cryptocurrency bakal digunakan sebagai mata uang yang sah untuk transaksi perdagangan.

Tapi bagi mereka yang menolak nya, aset cryptocurrency dianggap bukan aset investasi tapi aset komoditi. Volatilitas yang tinggi juga membuat mereka enggan untuk berinvestasi pada kripto karena harga nya yang rentan jatuh sangat dalam.

Yuk kita lihat siapa saja!

Negara Yang Melarang Cryptocurrency

1. China

China merupakan negara dengan aktivitas pertambangan kripto terbesar, setidak nya begitu lah hasil penelitian dari Universitas Cambridge. China juga punya Binance, pasar kripto dengan volume transaksi terbesar di dunia.

Meskipun begitu, pemerintah China melarang aktifitas transaksi perdagangan menggunakan cryptocurrency. Bahkan baru-baru ini People’s Bank of China (Bank Sentral China) melarang bank dan perusahaan pembayaran untuk menawarkan mata uang kripto kepada para nasabah.

2. Turki

Pada 30 April 2021, Turki secara resmi menjadi negara yang melarang penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa. Kebijakan larangan itu dikeluarkan oleh otoritas keuangan negara tersebut setelah bangkrut nya dua bursa kripto di Turki, Vebitcoin dan Thodax.

Kolapsnya kedua bursa tersebut merupakan akibat kasus penipuan CEO Thodex, Fatih Farux Ozer yang menghilang dan membawa dana nasabah sebesar Rp 29 triliun.

Baca Juga:  Mengenal Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan, Rumah Sakit Kemanusiaan

3. India

Negara selanjutnya yang melakukan pelarangan dan menolak transaksi menggunakan kripto ialah India. Pemerintah dan parlemen India dikabarkan sedang membuat rancangan regulasi yang nanti nya akan melarang penggunaan cryptocurrency.

Dilansir dari Bisnis.com dan Reuters, regulasi tersebut akan menghukum piahk yang memiliki hingga menambang mata uang kripto. Larangan ini muncul karena pemerintah India menilai mata uang kripto tida berbentuk fisik, tidak terbuat dari logam, dan tidak memiliki cap resmi pemerintah manapun.

Negara Yang Mendukung Cryptocurrency

1. Amerika Serikat

Pemerintah Amerika Serikat tidak mendukung penggunaan cryptocurrency secara kebijakan, tetapi di negara ini banyak perusahaan dan pihak yang menerapkan sistem pembayaran yang menggunakan mata uang kripto.

Terkini, pemerintah AS justru ingin mengenakan pajak pada setiap transaksi kripto di atas US$ 10 ribu. Kendati membebani transaksi kripto dengan pajak, tetapi kebijakan ini juga menjadi bukti bahwa tidak ada pelarangan transaksi dengan menggunakan mata uang kripto. Di AS, mata uang kripto dimasukkan sebagai bisnis jasa dan layanan keuangan.

2. Kanada

Kanada juga merupakan negara yang ramah pada mata uang kripto. Canada Revenue Agency (CRA) sebagai otoritas keuangan di Kanada memandang mata uang kripto sebagai komoditas.

Transaksi kripto dipandang sebagai barter, dan pendapatan yang dihasilkan dianggap sebagai pendapatan bisnis. Ini lah yang menjadi landasan CRA untuk melegalkan transaksi dengan menggunakan cryptocurrency.

3. Rusia

Senada dengan Amerika Serikat dan Kanada, Rusia merupakan negara yang mendukung adanya transaksi terhadap mata uang kripto. Sebenarnya negara ini mempunyai kebijakan yang ketat terhadap cryptocurrency, tetapi mereka juga mendukung adanya transaksi kripto.

Pada tahun 2017, Presiden Vladimir Putin bertemu langsung dengan penemu Ethereum, Vitalik Buterin. Hasil dari pertemuan itu, Vnesheconombank bahkan bekerjasama dengan Vitalik untuk menciptakan Ethereum Rusia. Mata uang kripto berbasis Ethereum yang khusus digunakan di Rusia.

Baca Juga:  Wajib Ditonton! Serial Cinta dan Hal Rumit Lainnya Bakal Hebohkan GTunes

Baca Juga artikel tentang ‘UANG DIGITAL‘ dan artikel ‘SIARAN‘ lainnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan