Idul Adha Gabut? Hilangkan dengan nonton Film Tentang Idul Adha Berikut Ini

  • Bagikan
Idul Adha Gabut? Hilangkan dengan nonton Film Tentang Idul Adha Berikut Ini

NONGKI.NET – Film Tentang Idul Adha > Di kondisi Covid seperti ini ditambah dalam masa PPKM Darurat, jejak langkah kita tentu sangat terbatas. Apalagi kita merayakan Idul Adha, wah pasti sangat gabut tidak bisa kemana-kemana kan?

Jangan bingung, galau bahkan bad mood. Kita harus tetap merayakan hari Idul Adha ini dengan cara berbeda. Mari kita selami makna Idul Adha dan makna ibadah Haji yang dilaksankan pada bulan Dzulhijjah.

Yakni dengan menonton film tentang Idul Adha dan film tentang Ibadah Haji berikut ini.

  1. Tauhid 1964

Film tentang Idul Adha pertama adalah Tauhid. Film ini dibuat oleh legenda sutradara film Indonesia Asrul Sani. Ia menyutradarai dan menulis skenario film ini.

Film klasik ini dibintangi oleh Ismail Noor yang berperan sebagai Mursyid seorang Mayor Udara, Nurbrani Jusuf berperan sebagai guru agama muda dan Zainuddin sebagai pengarang.

Mereka bertiga bertemu dalam kelompok perkembangan haji yang hendak ke Mekah lalu dalam perjalanan mereka berkenalan dengan Halim yang diperankan Aedy Moward seorang dokter kapal yang sudah dah sering mendapat tugas perjalanan ke tanah suci Mekah. Tetapi belum sedikit pun di hatinya untuk menjalankan ibadah haji. Berkat usaha dan motivasi Mursyid dan kawan-kawan akhirnya luluh dan ikut beribadah haji. Tujuan film ini adalah untuk menerangkan betapa pentingnya rukun Islam yang kelima bagi orang yang mampu.

  1. Le Grand Voyage 2004

Le Grand voyage merupakan film berbahasa Perancis yang digarap Ismael Ferroukhi hasil kolaborasi empat negara, yaitu Perancis, Maroko, Bulgaria, Turki.

Salah satu salah satu film tentang ibadah haji ini menceritakan tentang hubungan seorang ayah dan anak dalam perjalanan ibadah haji dengan menggunakan mobil.

Tak ayal, film ini akan membuat air mata penonton jatuh. Ceritanya,  Mohammed Majid ayah meminta Reda, anaknya untuk menemani pergi ke Mekah. Redha terpaksa mematuhinya meski memaksa harus pergi dengan mobil dari Perancis ke Arab Saudi.

Baca Juga:  Film Bertema Lebaran Yang Wajib Kalian Tonton

Sepanjang ruas perjalanan, keduanya bertemu dengan serba-serbi keunikan manusia yang pada akhirnya membuat Reda sadar tentang Islam, relasi kepada ayahnya dan alasan Kenapa ayahnya memilih pergi haji menggunakan jalur darat.

Pantas, film ini sempat tayang pada Festival Film Toronto dan Venesia pada 2004.

  1. Emak Ingin Naik Haji 2009

Film tentang ibadah haji ini rilis pada 12 November 2009 dengan dinahkodai oleh Aditya Gumay dan diperankan oleh Ati Cancer Zein, Arabian, dan Didi petet.

Film Emak Ingin Naik Haji diadaptasi si dari cerita pendek karya Asma Nadia. Film ini menampilkan penampilan khusus dari almarhum Ustaz Jefri Al Buchori. Pada festival film Indonesia 2009 film ini memperoleh 6 nominasi dari tiga kategori akting.

Emak Ingin Naik Haji berkisah tentang tokoh Emak seorang yang sudah lansia yang sabar dan tulus, sangat berkeinginan untuk menunaikan ibadah Haji. Sebagai penjual kue, ia jatuh bangun untuk mewujudkan keinginannya dengan dibantu Zein, anaknya. Zein yang berstatus duda berprofesi sebagai penjual lukisan keliling karena karena melihat usaha sungguh-sungguh dari emaknya, Zein terus gigih berjuang dan melakoni berbagai cara meski keduanya sadar pergi haji adalah sesuatu hal yang sulit bagi penjual kue dan penjual lukisan keliling. Berbeda dengan tetangganya yang sudah beberapa kali menunaikan ibadah haji apalagi umroh sudah tak terhitung, meski berangkat hanya untuk kepentingan politik.

  1. Di Bawah Lindungan Ka’bah 2011

Film yang diadaptasi dari novel klasik yang berjudul sama yakni Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka yang diterbitkan Balai Pustaka pada 1938 ini disutradarai oleh Hanny R Saputra.

Film ini merupakan kisah cinta terlarang antara si kaya dan si miskin atau beda kelas sosial dan ekonomi yang diperankan oleh Herjunot Ali sebagai Hamid Pemuda saleh yang miskin, Haji Jakfar yang diperankan Didi Petet sebagai orang yang kaya raya dan Laudya Chintya Bella sebagai Zainab anak dari Haji Jakfar.

Baca Juga:  3 Buku Yang Bikin Jatuh Cinta Membaca

Ibu Hamid yang bekerja di rumah keluarga Zainab membuat Hamid sering bertemu dengan Zainab bahkan Hamid juga mendapat suntikan dana sekolah dari ayah Zainab. Pertemuan demi pertemuan itu membuat Hamid dan Zainab jatuh cinta namun apa daya perbedaan kelas sosial tidak bisa menyatukan mereka. Cobaan demi cobaan datang mendatangi keduanya hingga Hamid diusir dari kampungnya karena dituduh telah menodai Zainab yang berujung perjalanan Hamid ke Mekah dan menunaikan ibadah haji sebagaimana cita-citanya. sedangkan Zainab terus menjaga setia janjinya untuk menikah dengan Hamid orang yang ia cintai.

5.Journey To Mecca 2012

Journey To Mecca merupakan film dokumenter tentang Idul adha yang yang menceritakan mengenai perjalanan haji seorang cendekiawan muslim yang terkenal Ibnu Batutah dari Maroko ke Mekkah pada 1325 sampai 1326 Masehi.

Film dokumenter berdurasi sekitar 45 menit ini tidak hanya mengisahkan perjalanan haji pemuda 21 tahun tersebut tetapi juga sarat dengan nilai edukasi. Oleh karena itu, film ini pantas memperoleh penghargaan most popular film di La Geode Festival Film Perancis.

  1. Haji Backpacker 2014

Film tentang Idul Adha selanjutnya menceritakan tentang Mada yang diperankan oleh Abimana Aryasatya, seorang pemuda yang meninggalkan agama Islam lantaran kekecewaannya pada Tuhan bahkan menentang ajaran spiritualismenya. Pemicunya disebabkan peristiwa puru yang terus mendatanginya mulai dari ibunya yang meninggal, pernikahannya yang batal dengan Sofia yang diperankan Dewi Sandra hingga disusul kematian ayahnya beberapa saat kemudian.

Setelah kejadian demi kejadian dia alami. Dia memutuskan untuk melakukan perjalanan jarak jauh dari Indonesia hingga titik akhirnya di Arab Saudi.

Film karya Daniel iki ini berpesan kepada penonton seberat apapun Hidup itu adalah ujian dari Tuhan dan kewajiban kita sebagai manusia hanyalah untuk terus menjalaninya dengan terus syukur tanpa melupakanNya.

  1. A Sinner In Mecca 2015
Baca Juga:  Hal Penting Yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Pinjaman Online

Film tentang ibadah haji selanjutnya dijamin bikin Penonton sangat berlimpah tidak tenang Karena film ini merupakan film dokumenter yang menceritakan kisah sutradara asal India Parvez Sharma

Sebab film yang digarap oleh sendiri menceritakan perjalanannya melawan rasa takut melakukan ibadah haji karena dia adalah seorang homoseksual atau gay. Jadi Selama beribadah haji Parvez selalu bertanya pada dirinya sendiri apakah amalannya akan diterima di sisi Allah.

Meskipun A Sinner In Mecca hanya film dokumenter. Film bertema Idul Adha ini juga mengkritik kondisi kota Mekah yang kini dipenuhi hotel, mall dan restaurant.

  1. Mekah I’m Coming 2019

Film bertema Idul Adha ini merupakan film drama komedi yang disutradarai oleh Jihan Angga dan diproduseri oleh Hanung Bramantyo. Film ini merupakan debut Jihan Angga di perfilman Indonesia.

Mekah I’m coming mengisahkan hubungan yang terancam kandas antara Edi yang diperankan Rizky Nazar dan Michelle Ziudith sebab Eni akan dijodohkan dengan saudagar kaya oleh ayahnya. Sedangkan Edi hanyalah seorang pemilik bengkel yang sepi pengunjung. Supaya hubungan tidak kandas, Edi menemukan ide lalu merayu orang tua Eni yang bernama Pak Soleh yang diperankan oleh Totos Rasiti.

Edi mengatakan akan haji tahun ini, lalu ia menjual seluruh peralatan bengkelnya beserta bengkelnya agar segera berangkat haji tetapi faktanya untuk mendapatkan kuota Haji saja Edi harus mengantri dengan durasi 10 tahun. Edi sangat galau tetapi hidayah mendatanginya. Tanpa berpikir panjang, ia mengambil jalur kilat yang ia dapatkan dari seorang Agen Travel Haji.

Menurut Hanung Bramantyo sang produser film ini dibuat supaya pemerintah memberangus agen travel haji abal-abal.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan