Laron: Puisi-puisi Nasir Josadewan

  • Bagikan
Laron: Puisi-puisi Nasir Josadewan

NONGKI.NET – Laron: Puisi-puisi Nasir Josadewan

Laron

Laron-laron bertaburan terkabur-kabur

berusaha merengkuh cahaya;

ingin menyatu.

 

Aku terkapar dikubur tabir

menggelepar tak sabar,

pun ingin lebur padamu.

 

Kabar akbar tentangmu, katanya

kau berkibar dalam kobar sunyi

jalan itu.

 

Kususuri seraya bertakbir

melipur lupa tentangmu,

meliburkan tentangku; ingin menyatu.

Bantul, 2018.

 

Bicara Bisu

Aku orang bisu

Aku bicara padamu

Aku bicara dalam bisu

Bisu serta kata-kata

 

Kau berbahasa

Menanggapi sebuah bicara

Bicaraku dengan bahasa

Bahasa-bahasa bisu

 

Kita berdialektika

Dialeknya hampir sama

Bahasanya amat sama

Bahasaku bisu padamu

 

Siapa sesama orang bisu

Mari bicara padaku

Maka bahasa tak membisu

Dalam bahasa biasa

Bantul, 2019.

 

Kamar Kecil

Pintu terkunci rapat-rapat

Oleh paku yang dibengkokkan

Mata menata pandang meralat

Malu yang kian diabaikan

 

Rak-rak bisu kayu cemara

Kosong menyaksi kemalangan

Sang umang mendekap bara

Lolongan busuk kebenaran

 

Mulut terkunci rapat-rapat

Hati merapal sesak tak ayal

Bergerak merangkaki kualat

Sesumbar ayat di atas bantal

 

Kamar kecil mungil asanya

Dari pencil hiruk manusia

Semua tabiat disumbat olehnya

Baik dan buruk sia-sia

 

Jangkrik dan burung butbut

Memanggil di subuh hari

Kesalehan masih menyambut

Meski luput kian kemari

 

Tiada berarti jasad diri

Dia merasuki ketiadaan

Sopan dan kosong mengebiri

Di kamar kecil keaslian

Bantul, 2020.

Baca Juga:  Link Live Streaming Leicester City vs Brighton Jam 20.00 WIB
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan