Menkes Mengakui Stok Vaksin Terbatas, Kemenkes Minta Daerah Dahulukan Dosis Pertama

  • Bagikan
Menkes Mengakui Stok Vaksin Terbatas, Kemenkes Minta Daerah Dahulukan Dosis Pertama
Sumber: CNN Indonesia

NONGKI.NET – Menkes mengakui stok vaksin terbatas > Mohon bersabar untuk seluruh warga Indonesia, karena stok vaksin kita terbatas.

Menkes Mengakui Stok Vaksin Terbatas

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pelaksanaan program Vaksinasi COVID-19 tidak sesuai rencana awal, gara-gara ketersediaan stok vaksin kureng der, alias terbatas.

Btw targetnya gimana ya?

Rencananya, pemerintah menargetkan satu juta vaksin perhari tapi selama bulan Juli ini tercipta itu hanya tercapai kepada tanggal 1, 6, 7, 9, 14 dan 17 Juli ya. Menurut keterangan pak Budi hal itu disebabkan karena vaksinnya cuma segitu.

Segitu gimana?

Gini, kata pak Menkes di bulan Juni kemaren indonesia telah menerima sekitar 70 juta dosis vaksin. Pemerintah telah menyalurkan vaksin tersebut ke beberapa daerah dan yang digunakan mencapai 64,13 juta dosis. Rinciannya adalah suntikan dosis pertama mencapai 45,5 juta dosis sedangkan suntikan dosis kedua mencapai 18,6 juta dosis termasuk penyuntikan vaksin bagi anak-anak umur 12 sampai 17 tahun yang mencapai 718 ribu orang yang menerima dosis pertama.

Hal tersebut di atas masih jauh dari target vaksinasi pemerintah untuk seluruh rakyat Indonesia yang berjumlah 208.265.720 orang. Baru mencapai 21,47% yang telah menerima dosis pertama dan 8,7% yang menerima dosis kedua.

Beberapa kepala daerah di indonesia pun oleh mengeluh akibat stop vaksin yang menipis.

Salah satunya Pemprov Sumatera Barat, ia mengusulkan pemerintah harus melakukan penambahan 80 ribu dosis vaksin ke pusat sebab stop vaksin di sana menipis. Selain itu pemkot Banten, Cilegon, Kota Banjar baru menerima 80 ribu vaksin dan barulah 68 ribu orang yang disuntik hanya 18,7 persen dari jumlah warga. Padahal butuh 320000 dosis sedangkan Pemkot Surabaya terpaksa harus menghentikan pemberian vaksin pada umum dan anak-anak akibat stok vaksin menipis.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Diganjar Penghargaan Trisakti Tourism Award 2021 Dari DPP PDIP

Kemenkes Minta Daerah Dahulukan Dosis Pertama

Menyikapi hal tersebut pemerintah pusat menganjurkan pemerintah daerah agar mendahulukan vaksinasi dosis pertama dan kedua biar menyusul nanti. Siti Nadia Tarmizi, Jubir vaksinasi dari Kemenkes mengatakan menerangkan saat ini pemerintah memang sedang mengalokasikan 50 persen stok vaksin untuk Jawa-Bali karena trafik penularan di kedua daerah tersebut sangat tinggi.

Kalau vaksinnya mau habis gimana dong?

Tenang saja, kok malah disuruh tenang seh. Terang pak Menkes kemarin, vaksin akan datang lagi untuk beberapa hari ke depan dan sepanjang bulan agustus nanti. Rinciannya begini, jika di bulan Juli ini kita akan menerima 8 juta dosis vaksin Sinovac dan 14 juta vaksin AstraZeneca di bulan Agustus mendatang kita akan kedatangan 45 juta dosis vaksin berupa Sinovac, AstraZeneca, Moderna dan Pfizer.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan